Jakarta – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan melalui Program Kredit Usaha Alsintan Kementerian Pertanian (Kementan), PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo bekerjasama dengan BPD Bali, BPD Jateng, BPD DIY, dan Bank Sumut. Kerjasama ini dijalin melalui Perjanjian Kerjasama Penjamin Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (KUA) di Surabaya.
Plt Direktur Utama Askrindo Liston Simanjuntak mengatakan, dengan adanya program Kredit Usaha Alsintan tersebut banyak manfaat yang dirasakan oleh para petani, diantaranya, dapat mendorong kemandirian petani.
“Askrindo hadir untuk memberikan jaminan atas risiko pengembalian Kredit Usaha Alat Dan Mesin Pertanian (KUA) yang diberikan kepada terjamin/debitur Kredit Usaha Alat Dan Mesin Pertanian (KUA) untuk pembelian alat dan mesin pertanian yang diusahakan sebagai taksi alat dan mesin pertanian pada tahapan pra panen, panen, dan pasca panen,” ujar Liston dikutip 10 Januari 2024.
Baca juga: Tingkatkan Penetrasi Asuransi, Askrindo Dorong Literasi Bagi Gen Z
Menurutnya, Askrindo senantiasa mendukung program-program strategis pemerintah, diberbagai sektor salah satunya sektor pertanian. “Diharapkan dengan Kerjasama ini, para petani semakin percaya diri dan dapat meningkatkan produksi sehingga pada akhirnya meningkatkan pendapatan petani dan mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.
Di sisi lain, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Gede Edy Prasetya mengungkapkan, penguatan sektor pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional, terlebih lagi untuk menghadapi ancaman perubahan iklim dan dinamika geopolitik global.
Pemerintah pun berupaya meningkatkan ketahanan pangan dengan mendorong produktivitas hasil pertanian. Salah satunya melalui mekanisme modernisasi taksi alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Untuk diketahui, program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian ini, memperkenalkan teknologi pertanian kepada petani dan turut mempercepat pemulihan ekonomi di sektor pertanian. Dalam kesempatan yang sama, keempat bank tersebut juga melakukan kerjasama dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), yang juga merupakan anggota holding Indonesia Financial Group.
Baca juga: Begini Strategi Askrindo Dorong Masyarakat Melek Asuransi
Adapun Perjanjian Kerjasama ini ditandatangani oleh Plt. Direktur Utama Askrindo, Liston Simanjuntak dengan Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman sudharma; Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro; Direktur Pemasaran Bank Sumut, Hadi Sucipto; dan Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad yang disaksikan oleh Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Gede Edy Prasetya dan Direktur Bisnis PT Askrindo, Budhi Novianto.
Penandatanganan kerja sama antara empat bank dan dua perusahaan penjaminan tersebut merupakan langkah strategis penyaluran kredit KUA mengingat baru pertama dilakukan dan menjadi pionir untuk berbagai kerja sama ke depannya. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More