Info Anda

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting

  • Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum guna mendukung pembiayaan produktif, khususnya UMKM
  • Sinergi ini didorong oleh akselerasi ekonomi Bone yang tumbuh 6,03 persen pada 2025, sehingga meningkatkan kebutuhan mitigasi risiko dan perlindungan aktivitas ekonomi daerah
  • Kerja sama ini membuka potensi pengembangan sektor suretyship dan asuransi mikro, sekaligus memperkuat penetrasi layanan asuransi dan ekosistem pembiayaan inklusif di daerah.

Jakarta — PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) terus memperluas peran strategisnya dalam mendukung pembiayaan produktif daerah melalui penandatanganan kerja sama penjaminan suretyship dan asuransi umum dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pelindungan terhadap aktivitas ekonomi daerah, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kerja sama ini dilakukan di tengah kinerja ekonomi Kabupaten Bone yang menunjukkan tren akseleratif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bone pada tahun 2025 mencapai 6,03 persen, meningkat dari 5,56 persen pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga merupakan respons strategis terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin dinamis. Menurutnya, meningkatnya aktivitas ekonomi dan belanja daerah turut mendorong kebutuhan akan instrumen mitigasi risiko yang terukur.

“Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan solusi penjaminan dan asuransi yang relevan dengan kebutuhan daerah, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan produktif yang inklusif,” ujar Fankar dikutip 9 April 2026.

Baca juga: Askrindo Jamin KUR Rp114 Triliun Sepanjang 2025, Serap 3,7 Juta Tenaga Kerja

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Bone, yang dihadiri oleh Division Head Corporate Secretary Askrindo, Syafruddin; Plt. Regional Office Head VII Askrindo, Ceri Fertiliawan; serta Pj. Branch Manager Askrindo Cabang Makassar, Danny Supriyanto Aditya, beserta jajaran pimpinan daerah setempat.

Ceri Fertiliawan menjelaskan bahwa kerja sama ini membuka peluang bisnis yang signifikan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pada sektor suretyship, seiring dengan tingginya kebutuhan penjaminan atas proyek-proyek pemerintah daerah yang terus berkembang.

Selain itu, potensi pengembangan juga datang dari produk asuransi mikro seperti Asuransi Mikro Usahaku dan Asuransi Bahari yang menyasar pelaku UMKM lokal. Ke depan, kerja sama ini juga diharapkan dapat diperluas ke berbagai lini produk lainnya, termasuk asuransi kecelakaan diri dan solusi proteksi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami optimistis dapat menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan pelaku usaha di daerah, sekaligus memperkuat penetrasi produk asuransi yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi lokal,” ujar Ceri.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Askrindo dalam memperluas jangkauan layanan serta memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis pelindungan risiko.

Baca juga: Perkuat Transformasi Digital, Askrindo Luncurkan Fintracs dan Ask-Scoring

Dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang terus menguat, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, khususnya dalam meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan usaha masyarakat.

Menutup pernyataannya, M Fankar Umran menegaskan bahwa Askrindo akan terus mendorong kolaborasi serupa di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan nasional.

“Kami percaya, sinergi yang kuat antara Askrindo dan pemerintah daerah akan menjadi katalis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, melalui pelindungan risiko yang tepat dan bernilai tambah,” tutup Fankar. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

3 hours ago