Keuangan

Askrindo-BPD Sumut Jalin Kerja Sama Asuransi Kredit dan Kontra Bank Garansi

Jakarta – Guna meningkatkan penguatan bisnis industri asuransi Tanah Air, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo kembali menjalin kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Utara (Sumut) melalui Perjanjian Kerja Sama Asuransi Kredit Kontruksi dan Non Konstruksi serta Kontra Bank Garansi.

Penandatangan kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Operasional Askrindo, Erwan Djoko Hermawan dengan Plt Direktur Utama BPD Sumut Hadi Sucipto di Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Erwan Djoko Hermawan mengatakan, kerja sama antara Askrindo dengan BPD Sumut bukan merupakan hal yang baru, Askrindo telah lama menjalin kerja sama yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak dan diharapkan dapat terus berjalan dengan baik.

“Perbankan daerah itu potensinya luar biasa karena di daerah itu captive market mereka sangat baik seperti pinjaman untuk kesejahteraan karyawan atau pembelian rumah serta kebutuhan lainnya,” jelas Erwan.

Selain itu, Erwan melanjutkan, pembangunan insfrastruktur di daerah Sumut tengah berkembang dan ini juga salah satu wujud dukungan Askrindo terhadap pembangunan khususnya di daerah.

“Sebagai komitmen Askrindo untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan exellence business model, Askrindo dan BPD Sumut melakukan Kerjasama dengan jangka waktu pertanggungan selama 3 tahun ke depan (Juni 2023 – Juni 2026) dengan plafond pertanggungan sebesar Rp1 triliun dan potensi premi yang didapatkan sebesar Rp19,5 miliar,” jelasnya.

Dalam menjalankan amanahnya untuk membangun ekosistem BUMN yang sehat dan memiliki daya saing yang kuat, memberikan perlindungan bagi para pemegang polis, dan mendorong perekonomian nasional, PT Askrindo akan terus meningkatkan kolaborasi dengan mitra-mitra perbankan lainnya.

Hadi Sucipto menambahkan, Askrindo telah mendukung bisnis BPD Sumut sejak lama dan bisa menjadi satu milestone yang baik kerja sama kedua belah pihak.

“Kami juga mengapresiasi Askrindo atas klaim yang sudah terbayarkan, dan Askrindo menjadi satu satunya asuransi yang sudah terselesaikan kewajibannya, diharapkan kerja sama ini terus dapat menguntungkan untuk kedua belah pihak,” ujarnya.(*)

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

33 mins ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

40 mins ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

1 hour ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

1 hour ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago