News Update

Askrindo Berikan Program Mudik Lebaran Di Aplikasi digiAsk

Jakarta – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) memberikan program Mudik Lebaran untuk produk Asuransi Umum khususnya untuk Personal Accident Insurance melalui layanan asuransi berbasis web dan mobile aplikasi digiAsk.

Direktur Operasional Ritel Askrindo, Anton Siregar menjelaskan, pada program Mudik Lebaran melaui digiAsk ini, Askrindo memberikan harga khusus selama satu bulan penuh sampai dengan tanggal 30 Juni mendatang.

“Hanya dengan premi sebesar Rp30.000, nasabah yang telah teregistrasi akan tercover asuransi selama 30 hari kedepan, dan apabila terjadi hak yang tidak diinginkan, nasabah tersebut akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar Rp30 juta,” ujar Anton di Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

Anton menjelaskan, Askrindo memberikan tiga pilihan katagori untuk nilai premi dan nilai pertanggungannya.

Baca juga: Gandeng Pinhantanas, Askrindo Jamin Proyek Alutsista

Untuk paket silver dengan premi Rp30.000, akan mendapatkan pertanggungan hingga Rp30 Juta, untuk paket Gold jumlah preminya Rp45.000 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp50 juta dan untuk paket Platinum dengan premi Rp60.000 nilai pertanggungannya hingga Rp100 juta.

Melalui program mudik lebaran di digiAsk ini, Askrindo juga ingin mengedukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan berasuransi di Askrindo, selain itu Askrindo juga ingin memberikan pemahaman bahwa asuransi itu tidaklah harus mahal.

Anton melanjutkan, momentum menjelang Idul Fitri ini sengaja meluncurkan program asuransi kecelakaan diri ini karena Askrindo ingin membantu masyarakat untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman saat mudik ke kampung halaman masing masing.

“Mari sisihkan uang kita untuk melindungi keluarga dari risiko yang mungkin terjadi dengan Asuransi Kecelakaan Diri dari Askrindo dan Download aplikasi digiAsk dan nikmati program ini,” ajak Anton. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen, DPR Dorong Optimalisasi Pajak Sektor Strategis

Poin Penting Defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen PDB, melampaui target awal… Read More

10 mins ago

Jurus Baru BSI Garap Segmen Ritel Syariah

Poin Penting BSI meluncurkan Lapak BSI di pasar tradisional untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan… Read More

25 mins ago

Respons Anak Buah Purbaya usai Kantor Pusat Ditjen Pajak ‘Diobok-obok’ KPK

Poin Penting DJP menyatakan kooperatif dan mendukung penggeledahan KPK di kantor pusat pajak terkait penyidikan… Read More

45 mins ago

Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Yayasan Bill Gates

Poin Penting Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation… Read More

1 hour ago

OJK Data Aset dan Audit Keuangan DSI Buntut Gagal Bayar Rp1,4 Triliun

Poin Penting OJK mendata seluruh aset dan mengaudit keuangan DSI periode 2017–2025 terkait dugaan gagal… Read More

2 hours ago

JTPE Targetkan Penjualan Tumbuh Dua Digit pada 2026, Ini Strateginya

Poin Penting JTPE menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026, didukung kinerja solid hingga kuartal… Read More

2 hours ago