Categories: Snapshot

Askrindo Berikan 500 Buku ke Sekolah Alam

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo yang merupakan anggota dari Indonesia Financial Group (IFG), melakukan aksi Peduli Pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Askrindo Peduli kepada anak-anak didik di Sekolah Alam Bantar Gebang (16/2). Bantuan yang diberikan berupa 500 buku pelajaran serta 300 paket kesehatan berupa masker dan multivitamin dengan nilai bantuan sebesar Rp25juta. Sekolah Alam Tunas Mulia tersebut memiliki 200 anak didik yang sebagian besar adalah anak pemulung di wilayah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang.

Menjelang usianya yang ke-50 Tahun, Askrindo tetap konsisten dalam mendukung dunia pendidikan guna menciptakan generasi Emas Indonesia di masa mendatang.

Suheriadi

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

3 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

9 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

11 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

17 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

17 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

18 hours ago