Askrindo Beri Jaminan Bisnis Rp500 Miliar ke PT SIER
Semarang – Dalam mewujudkan peningkatan sinergi BUMN, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (PT SIER) menandatangani MoU kerjasama tentang penjaminan bisnis dan general insurance.
Penandatangan kerjasama Penjaminan Bisnis dan General Insurance ini dilakukan oleh Direktur Operasional Komersil Askrindo, Dwi Agus Sumarsono dan Plt Direktur Utama PT SIER Fatrah Hidayat yang disaksikan oleh Deputi Bidang Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Ahmad Bambang.
Dwi Agus dalam keterangannya, di Semarang, Kamis, 22 Februari 2018 mengatakan, kerjasama yang dilakukan antara Askrindo dan PT SIER meliputi, Jaminan Asuransi Umum atas aset yang dimiliki PT SIER, Surety Bond, Kontra Bank Garansi, Customs Bond serta Asuransi Kredit Bank.
“Nilai penjaminan yang diberikan kepada Askrindo sebesar Rp500 miliar dengan waktu jatuh tempo selama enam bulan,” ujar Dwi Agus.
Baca juga: Dukung HPN 2018, Askrindo Beri Pelatihan UMKM
Dia mengatakan, sebagai pusat berbagai macam industri serta pusat pergudangan, PT SIER memiliki beberapa macam mitra bisnis antara lain Waskita Karya dan PT Dok Perkapalan. “Jadi, apabila PT SIER mempunyai kontrak bisnis dengan mitranya, Askrindo dapat menjamin pemenuhan kontrak kerja dalam bentuk surety bond,” jelasnya.
Tidak hanya itu, lanjut dia, Askrindo juga akan menawarkan produk asuransi umum berupa asuransi kebakaran serta asuransi pergudangan kepada PT SIER dan mitra mitranya yang berada dalam kawasan pergudangan tersebut.
Sementara itu, Dwi Agus menjabarkan, bahwa Askrindo menargetkan premi untuk surety ship mencapai kurang lebih Rp600 miliar pertahun. “Dari target tersebut, Askrindo menggali potensi bisnis dengan PT SIER serta mitra-mitranya yang mencapai kurang lebih Rp50 miliar,” tutupnya. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More