Diding S. Anwar; Dukung pembiayaan berorientasi ekspor; . (Foto: Istimewa)
Kemitraan ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional. Ria Martati.
Jakarta– Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penjaminan pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi (UMKMK).
Kemitraan ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional dengan akselerasi pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan pembiayaan pada UMKMK.
Ketua Asippindo Diding S Anwar mengatakan Asippindo dengan 20 anggota siap menjamin kredit lebih dari Rp100 triliun tahun ini untuk semua skim pembiayaan/ kredit. “Melalui penjaminan pembiayaan yang berorientasi ekspor, Asippindo berharap dapat membantu mendorong peningkatan ekspor nasional dan saat ini merupakan momentum tepat untuk melakukannya,” kata Diding di Jakarta, Senin 28 September 2015.
Penjaminan atas pembiayaan ekonomi kreatof akan mendorong daya kreasi dan inovasi bangsa yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian nasional yang didukung oleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More