Diding S. Anwar; Dukung pembiayaan berorientasi ekspor; . (Foto: Istimewa)
Kemitraan ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional. Ria Martati.
Jakarta– Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penjaminan pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi (UMKMK).
Kemitraan ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian nasional dengan akselerasi pembiayaan berorientasi ekspor, ekonomi kreatif dan pembiayaan pada UMKMK.
Ketua Asippindo Diding S Anwar mengatakan Asippindo dengan 20 anggota siap menjamin kredit lebih dari Rp100 triliun tahun ini untuk semua skim pembiayaan/ kredit. “Melalui penjaminan pembiayaan yang berorientasi ekspor, Asippindo berharap dapat membantu mendorong peningkatan ekspor nasional dan saat ini merupakan momentum tepat untuk melakukannya,” kata Diding di Jakarta, Senin 28 September 2015.
Penjaminan atas pembiayaan ekonomi kreatof akan mendorong daya kreasi dan inovasi bangsa yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian nasional yang didukung oleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More