Market Update

Asing Net Sell Rp599,51 Miliar, Saham BBCA, BBRI hingga BUMI Paling Banyak Dilego

Poin Penting

  • Pada perdagangan 9 Februari 2026, investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp599,51 miliar
  • Aksi jual didominasi saham perbankan berkapitalisasi besar, dengan total net sell asing secara year-to-date mencapai Rp15,06 triliun.
  • Lima saham teratas yang paling banyak dijual asing: BBCA (Rp714,76 miliar), BBRI (Rp263,61 miliar), BUMI (Rp181,59 miliar), HRTA (Rp36,60 miliar), dan NCKL (Rp25,74 miliar).

Jakarta – Aliran dana investor asing kembali keluar dari Indonesia. Pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026, net foreign sell tercatat sebesar Rp599,51 miliar.

Keluarnya dana investor asing tersebut didominasi oleh saham sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo. Sejalan dengan itu, secara year-to-date (ytd) net foreign sell tercatat sebesar Rp15,06 triliun.

Baca juga: FTSE Russell Tunda Review Indeks RI, Begini Respons BEI

Saham Paling Banyak Dijual

Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, ada lima saham yang paling banyak dijual oleh investor asing. Berikut rinciannya:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp714,76 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp263,61 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp181,59 miliar
  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Rp36,60 miliar
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Rp25,74 miliar.

Meski terjadi tekanan aksi jual asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026 berhasil ditutup melesat ke posisi 8.031,87 atau menguat 1,22 persen dari level 7.935,26.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 252 saham terkoreksi, 433 saham menguat, dan 136 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP, OJK Siapkan Aturan Turunan

Selanjutnya, sebanyak 40,69 miliar saham diperdagangkan dengan 2,27 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp17,87 triliun.

Mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup menguat dengan IDX30 naik 0,10 persen menjadi 426,64, LQ45 meningkat 0,66 persen ke 820,94, dan JII menguat 2,62 persen menjadi 545,88. Sedangkan, Sri-Kehati turun 0,43 persen menjadi 378,00. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

9 hours ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

9 hours ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

10 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

11 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

12 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

12 hours ago