Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Net foreign sell atau aliran dana investor asing yang keluar dari Indonesia pada perdagangan Selasa, 7 April 2026 kembali tembus Rp1,77 triliun.
Outflow investor asing tersebut mayoritas berasal dari sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo dan diikuti oleh sektor energi. Net sell tersebut mendorong kenaikan outflow secara year-to-date (ytd) menjadi sebesar Rp31,08 triliun.
Baca juga: Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah
Berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, ada lima saham yang paling banyak dijual asing. Berikut rinciannya:
Aksi net sell asing tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (26/3) yang ditutup melemah ke posisi 6.971,02 atau turun sebanyak 0,26 persen dari level 6.989,42.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 407 saham terkoreksi, 250 saham menguat, dan 158 saham tetap tidak berubah.
Lalu, tercatat sebanyak 27,16 miliar saham diperdagangkan dengan 1,76 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp13,48 triliun.
Baca juga: Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya
Seluruh indeks dalam negeri juga ditutup melemah dengan IDX30 -0,48 persen menjadi 426,93, LQ45 -0,85 persen ke 805,60, Sri-Kehati -0,46 persen menjadi 372,63, dan JII -1,09 persen menjadi 537,06.
Sementara tiga sektor yang mengalami pelemahan tertinggi, antara lain sektor industrial, sektor transportasi dan sektor non-siklikal. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More