Headline

Aset LPS Hanya Mampu Tangani Bank Gagal BUKU I dan II

Jakarta–Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, total aset LPS mencapai Rp66 triliun sampai April 2016, atau naik rata-rata 29,47% per tahunnya. LPS mengaku, nilai aset tersebut hanya mampu menangani bank-bank kelompok BUKU I dan II jika bank tersebut dinyatakan sebagai bank gagal.

“Aset kami hanya cukup menghadapi bank-bank dibawah BUKU II jika bank tersebut dinyatakan gagal dan harus dilikuidasi,” ujar Direktur Eksekutif Keuangan LPS, R. Budi Santosa, di Jakarta, Kamis malam, 9 Juni 2016.

Sementara untuk kelompok bank BUKU III dan BUKU IV, kata dia, pihaknya berencana akan melakukan simulasi penanganan pada bank gagal. “Kami akan simulasikan penangganan bank gagal dengan aset diatas Rp200 triliun,” tukasnya.

Namun, lanjut dia, jika bank gagal tersebut datang dari bank BUKU III dan IV, LPS telah diberi kewenangan melalui UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK) untuk melakukan penjualan Surat Berharga Negara (SBN) kepada Bank Indonesia.

“Untuk langkah ini kami masih membicarakannya dengan Bank Indonesia terkait dengan Standar Operating Procedur (SOP),” ucapnya.

Sedangkan langkah lainnya, yaitu dengan penerbitan surat utang baik berbentuk MTN (Medium Term Notes) maupun obligasi. Dalam pasal 39 UU PPKSK memungkinkan LPS untuk meminjam kepada BUMN, entitas swasta, badan hukum lainnya maupun perorangan.

Sementara dari total aset yang dimiliki LPS tersebut, mayoritas atau 95% berupa investasi di SBN dengan rata-rata pertumbuhan 25,62% setiap tahunnya. Tahun ini, hingga akhir April 2016, LPS telah membukukan pendapatan investasi sebesar Rp1,54 triliun. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

3 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

4 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

6 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

8 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

8 hours ago