Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono. (Tangkapan layar YouTube Otoritas Jasa Keuangan: Julian)
Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa total aset industri dana pensiun per Februari 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 12,52 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp1.700,93 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,54 persen yoy dengan nilai mencapai Rp413,69 triliun.
“Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk ASN TNI dan Polri total aset mencapai Rp1.287,24 triliun tumbuh sebesar 13,86 persen year on year,” ucap Ogi dalam Konferensi Pers RDKB OJK di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Baca juga: OJK Catat Akumulasi Pendapatan Premi di Februari 2026 Capai Rp62,37 Triliun
Sedangkan, dari sisi perusahaan penjaminan, OJK mencatat bahwa pada akhir Februari 2026 nilai aset tumbuh sebesar 1,99 persen yoy menjadi Rp47,52 triliun.
Ogi menjelaskan, dalam rangka penguatan dan pengembangan pada industri PPDP, OJK sedang menyusun RPOJK tentang laporan bulanan lembaga penjamin serta RPOJK dan PADK terkait solvabilitas perusahaan-perusahaan perasuransian.
Langkah tersebut sebagai implementasi dari PSAK 117 tentang kontrak asuransi yang akan mulai diterapkan pada 2027.
Baca juga: OJK: Pembiayaan Multifinance Tumbuh Tipis, Industri Pergadaian Melonjak
Adapun sehubungan dengan penguatan industri dana pensiun, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional.
Hal itu dilakukan agar industri dana pensiun nasional selaras dengan standar global dalam forum OECD Financial Market Week beberapa waktu lalu untuk mendukung tahapan lanjutan proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More