News Update

Aset Industri Asuransi Diproyesikan Tumbuh Double Digit di 2019

Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan industri asuransi nasional pada tahun 2019 ini masih dapat tumbuh dengan positif. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua OJK Wimboh Santoso di Pertemuan Tahunan Indistri Jasa Keuangan OJK.

Wimboh sendiri optimis, aset asuransi nasional masih dapat tumbuh double digit. Menurutnya industri asuransi masih tumbuh seiring dengan perekonomian nasional yang masih terjaga dan stabiltas ekonomi yang masih positif.

“Di Industri Keuangan Non Bank, pertumbuhan aset asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing diperkirakan tumbuh sebesar 10%-13% dan 14%-17%,” kata Wimboh Santoso di Grand Ballrom Ritz Calton Jakarta, Jumat 11 Januari 2019.

Selain itu, dirinya menyebutkan untuk asuransi umum pada tahun ini juga diperkirakan masih akan tumbuh. Pihaknya memperkirakan pertumbuhan asuransi umum dapat menyentuh angka 17%.

Baca juga: Klaim Asuransi Umum Naik Tipis Jadi Rp20,1 Triliun di Kuartal III 2018

Walau begitu, pihaknya masih akan mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global yang masih akan berlangsung hingga tahun ini. Namun pihaknya masih optimis industri jasa keuangan masih dapat terus tumbuh.

“Ke depan kami melihat masih ada beberapa tekanan, namun sesuai dengan apa yang telah disampaikan, kami optimis industri jasa keuangan dengan kolaborasi dan menjaga momentum pertumbuhan,” kata Wimboh.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sampai dengan akhir bulan September 2018 aset industri asuransi mencapai Rp807,06 triliun atau meningkat 6,92% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara pendapatan premi pada periode yang sama mencapai Rp212,75 triliun atau naik sebesar 10,67% yoy. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

15 mins ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

10 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

11 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago