Ilustrasi: Kantor Asuransi Jiwasraya. (Foto: Erman Subekti).
Jakarta – PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah melakukan pemulihan aset barang rampasan negara melalui Kejaksaan Agung (Kejagung) senilai Rp3,1 triliun yang dikumpulkan sejak September 2021 hingga Januari 2023.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan bahwa tahapan selanjutnya terkait barang rampasan atau aset sitaan tersebut adalah merubahnya menjadi uang tunai yang saat ini telah mencapai kesepakatan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Yang kita lagi selesaikan itu, (aset) sitaannya dijadikan cash. Itulah kenapa InsyaAllah Bu Menkeu ada solusi untuk itu. Kan sitaannya sudah ada di Kejaksaan, sudah dikasih (ke negara), tapi kan bukan cash,” ucap Erick kepada media di Jakarta, 3 Mei 2023.
Baca juga: Tersandung Kasus Pemalsuan Polis, Ini Kata Sinarmas MSIG
Diketahui bahwa nantinya, hasil rampasan yang akan menjadi uang tunai tersebut akan dijadikan tambahan modal bagi PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) pasca proses migrasi polis dari Asuransi Jiwasraya.
“Nah yang direstrukturisasi itu kan tidak mungkin di kasih handphone, mobil, TV, itu tidak mungkin. Dia pasti (maunya) dikasih cash,” imbuhnya.
Adapun, Erick menuturkan pembahasan terkait pencarian tersebut ditargetkan akan selesai sebagian pada tahun ini dan akan dilanjutkan hingga tahun 2024.
“Kita sudah rapat bahwa Pak Presiden memimpin langsung, saya dan Bu Menkeu sudah ada kesepakatan,” ujar Erick. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More