RCEP
Jakarta – Negara-negara ASEAN sepakat untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi dalam mendorong stabilitas dan integrasi keuangan ASEAN, serta menegaskan komitmen memperkuat kerja sama dalam rangka memitigasi risiko dan tantangan perekonomian pasca pandemi Covid-19, perubahan iklim, disrupsi digital dan tensi geopolitik.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan 8th Joint Meeting of the ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors (AFMGM) yang diselenggarakan secara virtual pada 8 April 2022 lalu.
Para perwakilan negara yang hadir turut menekankan bahwa upaya mempercepat vaksinasi merupakan prioritas utama, seiring dengan pentingnya kebijakan fiskal dan moneter untuk mendorong pemulihan ekonomi kawasan. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan menyambut baik dan menyampaikan kesiapan Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 dalam menyambut kehadiran delegasi pada pelaksanaan AFMGM mendatang.
Pada pertemuan AFMGM tersebut disepakati beberapa upaya prioritas dalam mendorong stabilitas dan integrasi keuangan ASEAN, antara lain:
Pertemuan Tahunan ke-8 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN kali ini mengangkat tema ASEAN A.C.T.: Addressing Challenges Together. Pada pertemuan ini juga diperoleh pandangan dari beberapa lembaga internasional, yaitu International Monetary Fund (IMF), World Bank (WB), ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Development Bank (ADB), dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta dari beberapa organisasi dunia usaha, yaitu ASEAN Business Advisory Council, EU-ASEAN Business Council, dan US-ASEAN Business Council. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More