Yogyakarta – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) resmi menyegel alat Undian Tabungan Simpeda Nasional BPD seluruh Indonesia periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 dengan total hadiah Rp3 miliar pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Kali ini, Bank BPD DIY sebagai tuan rumah Undian Tabungan Simpeda periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 bertajuk Kemilau Tabungan Rezeki dari Tanah Istimewa. Adapun puncak undian Tabungan Simpeda akan digelar pada Kamis, 7 Agustus 2025 di Candi Prambanan, Yogyakarta.
Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1954 tentang Undian, serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 4 Tahun 2021 tentang Undian Gratis Berhadiah, penyegelan alat undian Tabungan Simpeda dihadiri tiga pihak dari Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kepolisian, dan notaris.
Wimran Ismaun, Ketua Komite Pelaksana Undian (KPU) Simpeda yang juga Direktur Eksekutif Asbanda mengatakan, proses penyegelan alat undian tabungan ini bagian rangkaian acara dari Undian Tabungan Simpeda untuk periode Januari hingga Juni 2025.
“Undian tabungan ini digelar dua kali dalam setahun. Nah, untuk periode ke-1 Tahun XXXVI-2025, tuan rumahnya Bank BPD DIY, periode berikutnya Bank Jateng,” ujar Wimran dalam proses penyegelan alat undian Tabungan Simpeda yang berlangsung di Kantor Bank BPD DIY.
Baca juga: Selain Himbara, Pembiayaan Kopdes Merah Putih Libatkan LPDB dan BPD
Saat ini, lanjut Wimran, Asbanda memiliki 27 anggota BPD yang tersebar di Indonesia. Sementara yang memiliki produk Tabungan Simpeda dan mengikuti Undian Tabungan Simpeda periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 hanya terdiri dari 23 BPD.
“Jadi yang ikut cuma 23 BPD, karena 3 BPD sudah hijrah menjadi syariah, yakni Bank NTB, Bank Aceh, dan Bank Riau Kepri. Nah, satu lagi Bank Banten belum punya produk Tabungan Simpeda,” jelasnya.
Undian Tabungan Simpeda, kata Wimran, merupakan wujud apresiasi BPD kepada nasabah di seluruh Indonesia. Menurutnya, Tabungan Simpeda kini menjadi salah satu produk pilihan masyarakat dalam menabung. Tak heran, jika jumlah penabung dan saldo Tabungan Simpeda di BPD selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya.
“Ini apresiasi kita terhadap nasabah. Saat ini saja, total jumlah saldo nasabah Tabungan Simpeda Rp73,8 triliun per Juni 2025. Nasabahnya hampir 9 juta. Secara tahunan tumbuhnya 3 – 5 persen,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Raden Agus Trimurjanto, Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY mengatakan, Undian Tabungan Simpeda merupakan “hajatan” BPD seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan dengan matang ajang apresiasi bagi nasabah Tabungan Simpeda di seluruh Indonesia ini.
“Karena acara besar, kita sudah persiapkan lebih dari enam bulan. Selain apresiasi kepada nasabah, ajang ini tempat berkumpul direksi seluruh Indonesia. Kami persiapkan dengan baik,” ujarnya.
Selain acara puncak pengundian Tabungan Simpeda, kata Agus, Asbanda dan Bank BPD DIY telah mempersiapkan serangakaian acara lainnya. Seperti welcoming dinner hingga seminar nasional dengan tema yang berkaitan dengan sistem keuangan desa secara non tunai.
“Tugas dari BPD adalah bagian dari stakeholder pemerintah dalam rangka mengelola keuangan desa. Tema ini yang akan kita angkat dalam seminar, peran BPD dalam sistem keuangan desa secara non tunai,” jelas Agus.
Baca juga: Jadi Ketum Asbanda Baru, Ini Fokus Agus H. Widodo dalam Perkuat Industri BPD
Adapun total hadiah Undian Tabungan Simpeda Periode ke-1 Tahun XXXVI-2025 senilai Rp3 miliar, yang diikuti oleh 584 nasabah dari 23 BPD di Indonesia. Berikut rinciannya:
Khusus untuk hadiah ketiga sampai dengan kedelapan telah diundi setelah penyegelan alat Undian Tabungan Simpeda yang disaksikan Dinas Sosial DIY, kepolisian dan notaris.
Adapun untuk hadiah I dan II akan diundi di malam puncak Undian Tabungan Simpeda yang berlangsung pada 7 Agustus 2025.
Sedangkan peserta Undian Tabungan Simpeda merupakan nasabah aktif dengan saldo kelipatan Rp50 ribu.
Undian tabungan Simpeda dilaksanakan dua kali dalam setahun. Periode I pengumpulan poin, yakni 1 Januari – 30 Juni (diundi setiap Agustus). Sementara periode II untuk pengumpulan poin selama 1 Juli – 31 Desember (diundi setiap Maret).(*)
Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More
Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More