Asabri cairkan santunan ke ahli waris Korban jatuhnya pesawat Super Tucano/Istimewa
Jakarta – PT ASABRI (Persero) telah menyerahkan hak dan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sepenuhnya kepada keluarga Prajurit TNI yang menjadi korban dari jatuhnya Pesawat Tempur Super Tucano TT-3111 dan TT-3103 di Pasuruan, Jawa Timur dan korban kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebesar Rp2,26 miliar.
Sekretaris Perusahaan PT ASABRI (Persero), Okki Jatnika, mengatakan bahwa, manfaat tersebut terdiri atas manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) termasuk manfaat Beasiswa kepada maksimal dua orang Putra-Putri Almarhum yang masih terdaftar dalam Lembaga Pendidikan Formal.
Baca juga: Daftar Nama Pilot dan Awak Korban Pesawat TNI yang Jatuh di Pasuruan
Di mana, secara rinci besaran manfaat yang diterima masing-masing ahli waris yaitu sebagai berikut:
Adapun, Manajemen ASABRI yang diwakili oleh Khaidir Abdurrahman, menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga prajurit TNI AU yang menjadi korban kecelakaan pesawat dan gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Papua.
Baca juga: Asabri Genjot Literasi Anak Muda Terapkan Sustainable Development Goals (SDGs)
”Kami mewakili Dewan Komisaris, Jajaran Direksi dan seluruh Karyawan ASABRI turut beduka dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Prajurit TNI yang Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Papua 29 Mei 2023 dan kepada keluarga Prajurit TNI AU yang Tewas pada Kecelakaan Pesawat Super Tucano pada 16 November 2023 di Pasuruan Jawa Timur,” ucap KhaidirKhaidir dikutip 24 November 2023. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More