Asuransi : Peluncuran asuransi mikro. (Foto : Istimewa).
Jakarta– PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) akan segera membayarkan santunan kematian bagi dua korban jatuhnya pesawat T50i Golden Eagle TNI AU. Direktur Keuangan dan Investasi ASABRI, Hari Setianto mengatakan dua korban tewas tersebut akan mendapatkan santunan sesuai peraturan pemerintah (PP) terbaru.
” Besok Pak Dirut dan Pak Hari Sarwono akan memberikan santunan 2 pilot yang tewas, besok ke Iswahyudi, ini pertama kalinya kami memberikan sesuai dengan PP yang baru,” kata Hari.
Hari mengatakan, jika sebelumnya seluruh korban tewas baik gugur karena serangan lawan ataupun meninggal dunia dengan sebab bukan serangan lawan mendapatkan manfaat Rp100 juta, maka dengan PP bari itu manfaat yang diterima akan lebih besar.
Dengan PP baru itu menurutnya santunan tewas bukan akibat serangan lawan adalah Rp275 juta ditambah beasiswa bagi ahli warisnya Rp30 juta belum ditambah dengan tabungan hari tua. Sementara untuk prajurit yang gugur akibat serangan lawan akan mendapatkan manfaat Rp400 juta ditambah beasiswa Rp30 juta dan tabungan hari tua.
Hari juga mengatakan, ASABRI juga akan segera memberikan manfaat pada anggota polisi yang gugur akibat serangan di Polsek Sinak, Puncak, Papua.
“Kalau yang gugur di Papua itu akan mendapat Rp 400 juta ditmbah 30 juta, tambah JHT. Ini sesuai aturan baru, kan itu berlaku surut mulai 1 juli, sehingga besok akan mulai dengan PP baru,” tambahnya.
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More