News Update

Arti Hari Lahir Pancasila di Mata Ketua OJK

Jakarta– Tepat hari ini tanggal 1 Juni 2017, segenap bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, sebagaimana telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016. Pesan demi pesan juga telah disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad dalam memperingati hari lahir pancasila ini.

“Hari ini, tepat 72 tahun yang lalu, para pendiri negara ini mengukuhkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus sebagai falsafah hidup bangsa dalam menyatukan perbedaan menjadi sebuah kekuatan,” ujar Muliaman pada Pidatonya di Jakarta, Kamis, 1 Juni 2017.

Tema yang diusung pada peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun ini ialah “Saya Indonesia, Saya Pancasila”. Muliaman menilai bahwa Tema ini menyiratkan pesan yang begitu dalam untuk kita agar dapat mengingat kembali dan memperkuat nilai-nilai luhur pancasila dalam diri kita menjadi bagian bangsa dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.

Pada peringatan hari ini juga Muliaman menyampaikan kembali lima nilai-nilai Pancasila yang harus dikedepankan diamalkan masyarakat pada umumnya dan seluruh Insan OJK khususnya.

“Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menekankan kembali lima nilai-nilai Pancasila yang harus kita kedepankan dan jiwai untuk diamalkan oleh seluruh Insan OJK dalam bermasyarakat dan dalam menjalankan tugasnya sehari-hati,” ucapnya.

Muliaman menambahkan, dengan menjadi negara demokrasi dalam kebhinekaan, Indonesia telah mendapat pengakuan internasional sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India.

“Besar harapan saya, di dalam diri setiap Insan Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan harus terpatri Kita Indonesia, Kita Pancasila, semua anda Indonesia, semua anda pancasila, saya Indonesia, saya pancasila,” tutup Muliaman. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More

10 mins ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

12 mins ago

HRTA Rilis Aplikasi HRTA Gold untuk Transaksi Emas dan Perhiasan, Ini Keunggulannya

Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More

47 mins ago

Fungsi Intermediasi Solid, BNI Raup Laba Rp20 Triliun di 2025

Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More

1 hour ago

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

3 hours ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

4 hours ago