Jakarta – Direktur PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) Anthoni Morris mengungkapkan, transaksi keuangan perbankan di masyarakat sudah mulai bergeser dari debit atau kredit ke mobile banking.
“Transaksi bergeser dari tadinya kredit debit bergeser ke mobile banking jadi sudah ada pergeseran transaksi,” kata Anthoni Morris dalam Webinar Infobank UMKM Milenial Summit 2021, Kamis 6 Mei 2021.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan data Bank Indonesia (BI) tercatat transaksi uang elektronik pada tahun 2020 berada pada angka Rp200 triliun. Dan di 2021 diprediksi bisa tumbuh 38,4% menjadi Rp226 triliun.
Dirinya juga menyebut, digitalisasi tidak hanya terjadi di usaha besar namun juga pelaku UMKM. Dirinya optimis digitalisasi semakin mendukung kinerja UMKM dan pemulihan ekonomi.
“Tumbuh perkembangan digitalisasi UMKM sangat luar biasa UMKM yang terdigitalisasi pada tahun lalu mencapai 55 juta atau melonjak 17 juta dari 2019,” pungkas Anthoni. (*)
Editor: Rezkiana Np
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More