Perbankan

Artajasa Siapkan Sejumlah Inisiatif untuk Fasilitasi Tren Transaksi Cardless

Jakarta – Masyarakat Indonesia makin gemar melakukan transaksi cardless (tanpa kartu). Tren ini makin meluas dengan transaksi antarbank, termasuk penarikan tunai tanpa kartu. Menyikapi tren tersebut, perusahaan penyedia jaringan infrastruktur perbankan, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) menyiapkan sejumlah inisiatif, termasuk memperluas layanan cardless untuk lembaga non bank.

Perusahaan principal sekaligus pemilik brand ATM Bersama ini mendukung bank-bank untuk mengimplementasikan layanan cardless withdrawal beda bank. Langkah ini sekaligus mendorong interoperabilitas dalam digitalisasi sistem pembayaran dan meningkatkan jumlah transaksi elektronik di Indonesia.

Direktur Utama Artajasa M. Ma’ruf mengungkapkan, menurut data yang dimiliki Artajasa, transaksi antarbank di ATM mengalami kenaikan hingga 33%. Ke depan, tren ini akan terus meningkat. Apalagi dengan penetrasi smartphone dan internet yang semakin tinggi. Transaksi yang melibatkan bank berbeda akan semakin besar, seiring kebutuhan masyarakat akan kebutuhan transaksi perbankan secara mudah, cepat, dan aman. Kebutuhan pun datang dari semua level masyarakat. Transaksi perbankan akan semakin seamless.

“Jadi kalau cardless antarbank ini, kita tidak lagi melihat banknya siapa, penyedia ATM-nya siapa. Tapi transaksinya antarbank,” ujar Ma’ruf dalam acara Implementasi Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu antara Bank CIMB Niaga dengan Bank KB Bukopin melalui Jaringan ATM Bersama, di Tangerang Selatan, Rabu, 6 Juli 2022.

Baca juga : Artajasa dan Lintasarta Kembangkan Third Party Card Pertama di Indonesia

Artajasa sebagai perusahaan switching, memfasilitasi CIMB Niaga menjadi first mover Bank Acquirer dan Bank KB Bukopin menjadi first mover Bank Issuer untuk layanan cardless withdrawal beda bank. Implementasi cardless withdrawal beda bank merupakan solusi bagi nasabah perbankan dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan.

Ma’ruf menegaskan, inisiatif yang sudah dilakukan antara CIMB Niaga dan KB Bukopin ini ke depan akan semakin meluas. Akan semakin banyak bank yang bergabung untuk memanfaatkan fitur transaksi cardless ini. Artajasa bahkan juga membidik lembaga non bank untuk ikut berpartisipasi menggunakan layanan cardless.

“Kami berharap setelah hari ini nanti akan diikuti oleh bank-bank dalam jaringan ATM Bersama yang lain untuk bergabung. Ke depan, ada rencana kami untuk terbuka bagi lembaga non bank untuk transaksi menggunakan cardless. Untuk itu Artajasa sebagai penyedia layanan ATM bersama, tentu bersama-sama dengan para mitra terus melangkah maju, terutama dengan melakukan inisiasi-inisiasi baru yang memudahkan transaksi bagi nasabah,” ujarnya. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

3 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

4 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

4 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

4 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

6 hours ago