News Update

Artajasa Perkirakan Transaksi ATM Bersama Capai 70% Jelang Lebaran

Jakarta – PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) memperkirakan transaksi melalui ATM Bersama melonjak hingga 70% menjelang hari Raya Idul Fitri. Kenaikan transfer tersebut diperkirakan paling tinggi atau peak pada hari Rabu, 29 Mei 2019 atau Jumat, 31 Mei 2019.

Direktur Utama Artajasa, Bayu Hantasena memaparkan, peningkatan transaksi sudah mulai terlihat pada minggu kedua bulan ramadhan sebesar 49%. Kemudian, perbandingan transaksi ATM Bersama antara 2018 dengan 2019 menjelang lebaran pun meningkat sebesar 68% dengan perkiraan nominal transaksi mencapai Rp60 triliun.

Setiap tahunnya, kata dia, pada moment menjelang idul fitri, layanan ATM Bersama mengalami peningkatan jumlah transaksi yang cukup signifikan, khususnya untuk transaksi transfer antar bank dan tarik tunai. Bahkan, pada bulan ramadhan tahun ini, lonjakan transaksi harian mencapai hingga 70% dari hari-hari sebelum bulan Ramadhan, serta terbesar terjadi pada transaksi transfer sebanyak 2/3 dari peningkatan transaksi itu.

Kenaikan ini, menurut Bayu, dikarenakan meningkatnya kebutuhan transaksi perbankan masyarakat, kebutuhan konsumsi serta penetrasi kepemilikan akun maupun transaksi perbankan yang jauh lebih tinggi. Selain itu, kemudahan penggunaan mobile banking juga menjadi salah satu alasan meningkatnya transaksi di ATM Bersama.

“Belanja online sudah makin memikat, pembayaran transfer juga meningkat, jadi traffictnya juga meningkat. Akibat tumbuhnya bisnis online, dan perkembangan mobile banking, mereka tidak harus datang ke ATM tapi bisa transfer. Itu juga yang memicu kenapa tahun ini lebih tinggi,” ujar Bayu di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.

Sementara itu, jelang lonjakan transaksi ini, Artajasa telah menyiapkan serangkaian langkah strategis seperti peningkatan sistem transaksi, media penyimpanan, dan jaringan komunikasi. Seluruh hal tersebut sudah disiapkan menjelang bulan Ramadhan. (Ayu Utami)

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

12 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago