Snapshot

ARQAM Accelerator Jangkau 1.000 Entrepreneur Muslim Industri Fesyen Lokal

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah (tengah), CEO ALAMI Group, Dima Djani (kiri), dan Asisten Deputi Pembiayaan Wirausaha, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Edhi Kusdiyarwoko saat menghadiri ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator Demoday di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022.
Pengunjung tengah melihat hasil produk UKM di acara ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator yang diadakan di JS Luwansa Hotel, Jakarta.
Salah satu pengunjung tengah melihat hasil produk UKM di acara ARQAM Fashion & Beauty Care Accelerator yang diadakan di JS Luwansa Hotel, Jakarta.

ARQAM Accelerator merupakan komitmen serius ALAMI dalam mendorong para pengusaha Muslim meningkatkan kualitas usaha melalui pelatihan kemampuan bisnis secara profesional (business management), kesempatan mendapatkan akses ke para investor (permodalan), serta peluang memperluas jaringan (marketing) dalam mengembangkan usahanya ke depan.

M Zulfikar

Recent Posts

Jerat Defisit APBN: Menkeu Purbaya, Bunga Utang Menggunung dan Tax Ratio yang Rendah

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More

1 hour ago

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

14 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

14 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

14 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

15 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

16 hours ago