Ilustrasi: Ibadah haji/istimewa
Jakarta – Mahkamah Agung Arab Saudi mengumumkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jum’at (21/4/2023), setelah posisi hilal terlihat di negara tersebut. Artinya, hari ini umat muslim di Arab Saudi hingga Uni Emirat Arab (UEA) merayakan Idulfitri.
Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Saudi juga mengumumkan, seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan swasta dan nirlaba mendapatkan hari libur selama empat hari, terhitung sejak Kamis (20/4) hingga Minggu (23/4).
Hal yang sama juga terjadi di UEA, di mana libur Idulfitri untuk karyawan sektor federal dan swasta juga dimulai sejak Kamis (20/4) hingga Minggu (23/4) mendatang.
Tak hanya Arab Saudi dan UEA, mayoritas negara di Timur Tengah juga merayakan Idulfitri pada Jumat (21/4) yakni Bahrain, Qatar, Kuwait, Yaman, Yordania.
Dinukil pernyataan resmi Saudi Press Agency, Kamis (20/4), para pengamat astronom di Saudi dan UEA mengatakan Idulfitri di Saudi kemungkinan jatuh pada hari Sabtu, karena posisi hilal awal bulan Syawal baru dapat dilihat dengan mata telanjang pada Jumat (21/4).
Editor: Galih Pratama
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More