Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: Istimewa)
Jakarta–Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada April 2017 terjadi inflasi sebesar 0,09 persen dengan tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2017 sebesar 1,28 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2017 terhadap April 2016) sebesar 4,17 persen.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang sebesar 128,33 tercatat, dari 82 kota IHK, 53 kota mengalami inflasi dan 29 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Pangkalpinang 1,02 persen dengan IHK sebesar 136,08 dan terendah terjadi di Cilacap sebesar 0,01 persen dengan IHK 130,60.
“Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Singaraja sebesar 1,08 persen dengan IHK sebesar 136,83 dan terendah terjadi di Jakarta dan Manado masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing sebesar 127,97 dan 128,77,” ujarnya, di Jakarta, Selasa, 2 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting APBN 2025 mencatat defisit 2,92 persen PDB, tetap dijaga di bawah batas 3… Read More
Poin Penting LPS telah melikuidasi 147 bank sejak berdiri hingga 2025, terdiri dari bank umum,… Read More
Poin Penting BRI Insurance meluncurkan OTOMAXY sebagai identitas baru BRINS OTO OTOMAXY hadir dengan empat… Read More
Poin Penting LPS menahan TBP simpanan bank umum di level 3,5 persen berlaku 1 Februari-31… Read More
Poin Penting Anggota BPK Fathan Subchi mendorong ekonomi kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Ekonomi budaya dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan SDA karena budaya tidak akan habis, sementara… Read More