Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI merealisasikan program BNI Taplus Anak Goes to Korea dengan mengajak tiga nasabah BNI Taplus Anak Edutrip ke Korea. Ketiga nasabah cilik BNI itu terpilih untuk diajak edutrip ke Korea setelah berhasil memenangkan lomba menggambar dan mewarnai berskala nasional dengan tema “Aku Cinta Bumiku” yang telah dilaksanakan di 15 wilayah pada periode 23 Juli – 14 Agustus 2016.
Ceremony keberangkatan para pemenang ke Korea dilaksanakan di Jakarta, Senin, 7 November 2016, para pemenang edutrip ke Korea ini dilepas oleh Direktur Konsumer Banking BNI, Anggoro Eko Cahyo. Hari ini, para pemenang telah tiba di Seoul dan mengunjungi Kantor BNI Cabang Seoul.
Ketiga nasabah yang beruntung adalah Farah Fadilla dari BNI Wilayah Bandung, Agatha Dewi Setyani dari BNI Wilayah Manado, dan Wynneth Artdelyn Jess BNI Wilayah Senayan. Para pemenang lomba tersebut berhak atas hadiah utama berupa Liburan ke Everland Korea dan Edu Trip ke BNI Kantor Cabang Korea.
Selain 3 nasabah cilik yang beruntung tersebut, BNI juga memberangkatkan pemenang Olimpiade Sains Kuark, Bara Maqiya Madani yang juga nasabah BNI Taplus Anak. Olimpiade tersebut diselenggarakan oleh PT Kuark International bekerja sama dengan BNI.
“Selamat untuk tiga nasabah cilik BNI yang berhak mendapatkan hadiah utama dari BNI, dan bagi nasabah BNI yang belum beruntung nantikan program-program menarik dari BNI selanjutnya,” ujar Anggoro dalam siaran pers di Jakarta, hari ini.
Kunjungan ke Korea tersebut dilaksanakan pada 7-11 November 2016. Ketiga nasabah cilik BNI tersebut berhasil mengungguli 6.282 anak lain yang turut dalam Lomba Menggambar “Aku Cinta Bumiku” di seluruh Indonesia. Dari sejumlah peserta tersebut, selain 3 peserta yang berhak mendapatkan hadiah utama, 12 peserta lainnya berhak mendapatkan hadiah berupa paket liburan ke Jakarta dan Penambahan Saldo (Top Up) tabungan BNI Taplus Anak senilai masing-masing Rp1.000.000,-. (Selanjutnya : BNI menumbuhkan kesadaran menabung dan mengelola uang sejak usia dini)
Page: 1 2
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More