News Update

APPI Ungkap Strategi Multifinance untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyatakan bahwa pandemi Covid-19 sangat memukul kinjera perusahaan pembiayaan (multifinance). Namun, pihaknya mengaku telah menyusun strategi untuk bertahan di tengah pandemi.

Suwandi menjelaskan, strategi pertama yang harus diterapkan perusahaan leasing adalah efisiensi biaya. Menurutnya, dengan adanya pandemi Covid-19 pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain juga menjadi terbatas.

“Kita baru sadar bahwa ternyata kita bisa produktif melalui kegiatan video conference, menggunakan teknologi sebagai alat pendukung bekerja, dan jika tidak ada covid mungkin kita tidak mengetahui ini bisa kita lakukan,” ujar Suwandi dalam InfobankTalkNews Media Discussion dengan tema “Menakar Kekuatan Multifinance di Era New Normal: Menahan Goncangan Lewat Stimulus Kebijakan OJK”, Rabu 12 Agustus 2020.

Untuk strategi kedua, lanjut Suwandi, perusahaan pembiayaan diharapkan lebih selektif dalam memilih debitur. Menurutnya pademi covid-19 mengubah pola debitur dalam mengajukan proses pembiayaan

Strategi ketiga menurutnya lebih kepada strategi sumber dana. Menurutnya, sumber dana merupakan sesuatu yang sangat penting bagi perusahaan pembiayaan karena merupakan darah dari perputaran agar perusahaan pembiayaan bisa bertumbuh.

Suwandi menyebut kinerja perusahaan leasing tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena pertumbuhan ekonomi juga terkait dengan daya beli masyarakat yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

5 mins ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

1 hour ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

4 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

4 hours ago