Perayaan hari pelanggan; Apresiasi kepada pelanggan. (Foto: Istimewa).
Di hari pelanggan nasional, manajemen APLN terjun langsung melayani pelanggan. Dwitya Putra
Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) rayakan hari pelanggan nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat, 4 September 2015 di salah satu proyeknya, Vimala Hills Bogor. Dalam perayaan ini, jajaran manajemen APLN terjun langsung melayani pelanggan yang datang ke marketing gallery Vimala Hills.
“Kami ingin memberikan pelayanan memorable ke setiap pelanggan di hari ini,” kata Assistant VP Advertising & Promotion APLN, Rawisyah Aditya.
Hari Pelanggan Nasional sendiri mulai digalangkan pada era kepemimpinan Presiden RI, Megawati Sukarnoputri di tahun 2003. Sejak saat itu banyak perusahaan memperingati Hari Pelanggan Nasional atau Custumer Day untuk memanjakan pelanggannya.
Marketing General Manager Vimala Hills, Zaldy Wihardja menambahkan dihari ini, pihaknya juga memanjakan pelanggan dengan banyak bonus, seperti funiture, wall paper, hordeng gratis dengan nillai total mencapai Rp300 juta.”Kita juga memberi kemudahan dalam sisi cicilan untuk pembelian unit di Vimala Hills, dari semula 36 kali angsuran dan hari pelanggan ini kita kasih 48 kali angsuran,” jelas Zaldy.
Sekedar informasi, Vimala Hills Villa & Resort dikenal sebagai resort premium berskala internasional yang mengedepankan kemurnian alam. Kehadiran Vimala Hills di kawasan Ciawi Gadog mendapatkan sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat yang mendambakan hunian eksklusif berkelas, dengan fasilitas lengkap, alam yang hijau serta lokasi ideal yang dekat dari Jakarta.Hingga saat ini, Vimala Hills Villa & Resort telah sukses meluncurkan 11 (sebelas) cluster yaitu : Bromo, Pangrango, Semeru, Rinjani, Argopuro, Krakatau, Kilimanjaro, Kinabalu, Alpen, Himalaya dan Everest. (*)
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More