Jakarta–PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp431,1 miliar dalam sembilan bulan pertama 2016. Jumlah tersebut meningkat 19,7% jika dibandingkan perolehan di periode sama tahun sebelumnya Rp360,1 miliar.
Pertumbuhan itu didorong oleh penjualan yang naik hingga dari Rp3,91 triliun pada September 2015 menjadi Rp4,14 trilun pada September 2016.
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasi APLN, Jumat 28 September 2016, penjualan dari pengembangan properti masih menjadi penggerak utama dari pertumbuhan Perusahaan, yang meningkat 6,1% dari Rp2,76 triliun menjadi Rp2,93 triliun hingga triwulan III 2016.
Sementara pendapatan berulang juga meningkat 4,6% dari Rp1,15 triliun menjadi Rp1,21 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhanan pada penjualan dan pendapatan usaha, Perusahaan membukukan laba kotor yang meningkat 8,8% dari Rp1,98 triliun menjadi Rp2,15 triliun.
Selain itu APLN juga membukukan peningkatan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar 20,8% menjadi Rp2,09 triliun. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More