Categories: News UpdatePerbankan

Aplikasi Wirausaha BRILIAN Beri Kemudahan Pelaku UMKM

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi corona. Kini, pelaku UMKM bisa memanfaatkan platform digital “Wirausaha BRILIAN” yang menyediakan berbagai informasi terpadu untuk meningkatkan kapasitas maupun pengembangan usaha.

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan saat ini tercatat sudah ada 38.800 peserta UMKM yang memanfaatkan platform digital ini. “Pelaku UMKM bisa mendapatkan konsultasi, pendampingan, pelatihan, sharing/update informasi serta promosi dalam rangka mengembangkan usaha mereka,” tambah Amam melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 29 April 2020.

Aplikasi Wirausaha BRILIAN dilengkapi beberapa fitur seperti Fitur Konsultasi, Pelatihan, Layanan Perbankan, Simulasi Kredit, Komunitas, Berita, Informasi Valas, Belanja, Mantriku (Manajer Keuangan dan Akuntansi Pribadiku) dan Informasi Harga Komoditas. Dalam fitur konsultasi, pengguna aplikasi ini bisa melakukan sharing atau konsultasi dengan layanan yang dibuka 24 jam sehari. Fitur pelatihan, terdapat pelatihan kewirausahaan, profil bisnis dalam bentuk teks bacaan.

Fitur komunitas berisi kumpulan para pelaku UMKM berdasarkan kesamaan usaha, hobi dan kebutuhan lainnya. Di fitur ini pula, para pelaku usaha disediakan forum untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, pengetahuan diantara sesama anggota.

Aplikasi ini didukung fitur E-Pasar yang berguna sebagai media promosi dan pemasaran secara online. Selain itu, terdapat layanan K-Sir Brilian yang membantu pelaku UMKM mempercepat transaksi jual beli serta monitoring ketersediaan barang dagangan dan aliran uang atau arus kas.

“Kami terus berinovasi dan berkomitmen untuk memberikan pendampingan usaha agar pelaku usaha mendapatkan kemudahan akses informasi. Ditengah kondisi pandemi seperti ini, BRI berharap pelaku UMKM dapat tetap produktif,” ungkap Amam. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

18 mins ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

3 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

4 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

5 hours ago