Teknologi

Aplikasi Ini Bisa Cek Produk Terafiliasi Israel, Download di Sini!

Jakarta – Sebuah aplikasi bernama ‘No Thanks’ tengah menjadi perbincangan hangat jagat maya karena memungkinkan pengguna mengetahui produk-produk yang terafiliasi dengan Israel.

Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial menampilkan pengguna yang mendemonstrasikan proses pemindaian aplikasi secara real-time.

Di mana, aplikasi ini bisa memberikan informasi kepada pengguna tentang asal dan hubungan dari berbagai produk hanya dengan memindai kode batang produk.

Hal ini karena, aplikasi No Thanks memiliki fitur yang menunjukkan apakah produk mendukung Israel atau memiliki hubungan dengan negara tersebut.

Menariknya, fungsi unik ini sukses memicu minat dan diskusi masyarakat luas mengenai konsumsi barang yang layak di tengah perang Israel dan Hamas.

Penasaran dengan aplikasinya? Aplikasi No Thanks sendiri sudah bisa Anda unduh di Google Play Store untuk smartphone Android.

Sebelumnya, juga telah muncul situs bernama Bdnaash di media sosial yang berfungsi melihat merek atau produk tertentu yang terafiliasi dengan Israel. 

Situs ini pun ramai dikunjungi banyak pengguna karena penasaran akan produk sehari-sehari apa yang digunakan terafiliasi dengan Israel

“Sebuah platform yang mempromosikan konsumerisme yang teliti dengan mengidentifikasi/memfasilitasi akses terhadap informasi mengenai perusahaan-perusahaan mana saja yang mendukung atau tidak mendukung pendudukan ilegal Israel atas Palestina,” tulis Bdnaash, dalam website resminya, dikutip Kamis (21/11).

Berikut Link Cek Produk Terafiliasi Israel

– Buka laman https://bdnaash.com/

– Masukkan nama produk, perusahaan, atau merek yang ingin dicari tahu pada kolom pencarian yang tersedia.

– Klik ‘Ok’

– Situs akan menunjukkan apakah merek tersebut pro Israel atau tidak.

Jika nama produk yang Anda ketik terdaftar sebagai produk terafiliasi dengan Israel maka akan muncul tulisan ‘this brand support Israel occupation’ (produk ini mendukung Israel).

Sebaliknya, apabila produk, merek, atau perusahaan tidak terdaftar maka akan muncul kotak berwarna hijau dengan tulisan ‘no record found on this brand’ (tak ada rekam jejak soal merek ini).

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago