Aplikasi Binadigital milik Bank INA tambah fitur investasi emas digital. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Aplikasi perbankan Binadigital milik PT Bank Ina Perdana Tbk (IDX: BINA) resmi menghadirkan fitur baru “Investasi Emas Digital” sebagai solusi bagi nasabah dalam menjaga nilai aset.
Emas dikenal sebagai instrumen investasi aman, khususnya di tengah tekanan inflasi. Melalui fitur ini, nasabah dapat menabung emas secara bertahap dengan cara yang praktis dan terjangkau untuk perencanaan keuangan jangka panjang.
Baca juga: Ini Komitmen Bank INA Dukung Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Wakil Direktur Utama Bank INA, Yulius Purnama Junaedi, mengatakan peluncuran fitur ini bertujuan memperluas akses masyarakat untuk mulai berinvestasi emas melalui platform digital.
“Fokus Bank INA adalah memudahkan setiap individu, mulai dari generasi muda hingga profesional, untuk menabung emas dengan nominal yang sangat terjangkau sesuai keinginan,” terangnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa, 27 Januari 2026.
Fitur “Investasi Emas Digital” di Binadigital memungkinkan nasabah melakukan pembelian, penjualan, dan transfer emas secara real-time. Transaksi dapat dilakukan kapan saja selama 24 x 7 tanpa perlu menunggu dana besar.
Saldo emas digital juga dapat dikonversi langsung ke rekening tabungan untuk memperoleh dana tunai dengan cepat.
“Hal ini merupakan langkah nyata Bank INA dalam menyediakan solusi perbankan digital yang relevan untuk membantu nasabah melindungi nilai aset mereka dari dampak inflasi sedini mungkin,” imbuh Yulius.
Baca juga: Simak! Harga Emas Terus Meroket, Ini Pola Kenaikannya Tiap Tahun
Bank INA berharap kehadiran fitur ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya dalam investasi yang aman dan stabil.
Sebagai bagian dari peluncuran, Bank INA menawarkan promo cashback emas digital hingga Rp150.000 bagi nasabah yang berinvestasi melalui aplikasi Binadigital. Promo berlaku hingga 31 Maret 2026. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More
Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More