Ilustrasi: Citibank proyeksikan suku bunga The Fed bakal naik di November 2023/istimewa
Jakarta–Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) angkat bicara mengenai kebijakan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate sebesar 25 basis poin. Dimana suku bunga acuan BI turun dari 4,75 persen menjadi 4,5 persen.
Ketua Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Apindo, Muliawan Margadana berharap, penurunan BI 7-day Repo Rate dapat lebih menggairahkan sektor usaha pertambangan. Dirinya juga berharap, pengusaha dapat lebih bergairah melakukan pinjaman dari bank untuk peningkatan usaha pertambangan.
“Menarik ya. Karena industri tambang ini sempat dikategorikan sebagai penunggak utang yang cukup besar. Beberapa tahun terakhir ini bank-bank menutup diri dari pinjaman dari industri tambang. Oleh karena itu dengan adanya kita berharap industri tambang bisa bergairah pinjam ke bank,” ungkap Muliawan Margadana di Permata Kuningan, Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2017.
Baca juga: KEIN, Suku Bunga Kredit Bisa Turun Jadi 11%
Dirinya menambahkan, dengan adanya kebijakan penurunan suku bunga oleh BI akan berdampak pasa perbaikan di sektor usaha pertambangan.
“Dua bulan terakhir ini mulai dibuka kembali pinjaman kepada perusahaan tambang, karena prospeknya cukup baik. Saya kira kita optimis lah membaik,” tukasnya.
Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuannya melalui pemangkasan 7 day reverse repo rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Bank sentral optimistis tingkat inflasi yang rendah bisa terus dipertahankan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More