Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memandang kebijakan Pemerintah untuk restrukturisasi kredit perbankan melalui POJK 11/2020 cukup efektif untuk meringankan beban pengusaha ditengah pandemi Covid-19. Meski begitu, ia menilai masih ada kekurangan dan kendala yang terjadi dibeberapa lembaga keuangan terkait kebijakan tersebut.
“Yang efektif itu menurut kami adalah kebijakan relaksasi kredit, terus terang memberikan kelonggaran bagi debitur untuk bisa menjadwalkan utangnya kepada lembaga keuangan, meski likuditas terbatas dan berbelit prosesnya,” ujar Hariyadi dalam diskusi virtual Forum Diskusi Salemba ILUNI, Rabu 14 Mei 2020.
Dirinya mengaku cukup mengkhawatirkan likuiditas perbankan ditengah pelemahan ekonomi maupun kebijakan relaksasi bunga tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta regulator untuk mengukur dampak dari kebijakan tersebut terhadap industri keuangan.
Tak hanya itu, kebijakan Surat Edaran (SE) nomor 4 dan 7 tahun 2020 yang dikeluarkan oleh Menteri Perindustrian juga telah membantu pengusaha yang mengerjakan kebutuhan pokok masyarakat untuk tetap beroperasi. Hariyadi menambahkan, untuk SE Menteri Ketenagakerjaan no. M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Tunjangan Hari Raya juga dirasa pengusaha juga sangat membantu untuk dapat melakukan negosiasi dengan para pekerjanya.
“Kalau perusahaan masih memiliki dana maka dia bisa membayar sebagian THR dan sebagian dicicil sampai akhir tahun, tapi kalau perusahaan tidak mempunyai dana sama sekali maka bisa ditunda pembayarannya di akhir tahun,” tukasnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More