APBN Kita Edisi Februari 2026
Poin Penting
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Januari 2026 alami defisit sebesar Rp54,6 triliun atau 0,21 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Posisi defisit APBN tercatat mencapai Rp54,6 triliun atau hanya 0,21 persen dari PDB,” kata Purbaya dalam APBN KiTa, Senin, 23 Februari 2026.
Purbaya mengklaim, defisit APBN Januari 2026 tersebut masih terkendali karena berada dalam koridor desain APBN 2026.
Baca juga: Purbaya Beberkan Alasan Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen dari PDB
Adapun keseimbangan primer juga mencatatkan defisit Rp4,2 triliun atau 4,7 persen terhadap APBN. Kata Purbaya, hal ini menunjukkan posisi fiskal yang terkelola secara prudent.
Kemudian, pendapatan negara hingga akhir Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau setara 5,5 persen terhadap pagu APBN 2026 atau tumbuh 9,5 persen year on year (yoy).
Baca juga: Purbaya Nilai Utang Luar Negeri RI Masih Aman meski Meningkat
“Kinerja ini ditopang oleh penerimaan perpajakan yang tetap kuat serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mulai menunjukkan pemulihan di luar komponen non berulang tahun lalu,” ungkapnya.
Di sisi lain, realisasi belanja negara per Januari 2026 sebesar Rp227,3 triliun atau 5,9 persen dari pagu APBN 2026, tumbuh 25,7 persen yoy.
Hal ini menunjukkan akselerasi belanja pemerintah sejak awal tahun, khususnya untuk mendukung program prioritas pemerintah, menjaga daya beli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2026. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Ombudsman dorong Bank Jambi segera memulihkan layanan digital demi kenyamanan dan keamanan seluruh… Read More
Poin Penting Hingga Januari 2026, realisasi belanja pemerintah pusat capai Rp131,9 triliun, melonjak 53,3 persen… Read More
Oleh Hendra Febri, S.H., M.H, Praktisi Hukum, Banker, dan Lawyer PADA 4 Februari 2026, Pemerintah… Read More
Poin Penting Pinjol melonjak jelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan konsumtif dan faktor psikologis seperti FOMO,… Read More
Poin Penting Pajak Januari 2026 Rp116,2 triliun, naik 30,7 persen yoy (4,9 persen dari pagu… Read More
Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More