Bendera Amerika Serikat (AS). (Foto: Depositphotos)
Poin Penting
Jakarta - Isu mengenai Amerika Serikat (AS) keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belakangan ramai diperbincangkan. Topik ini memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah satu negara pendiri PBB sejak organisasi internasional tersebut dibentuk pada 1945.
Namun, benarkah AS telah keluar dari PBB? Berikut penelusuran fakta yang perlu diketahui publik.
Baca juga: Bertemu Sekjen PBB, Prabowo Tegaskan Komitmen RI Dukung Perdamaian Dunia
Kabar bahwa Amerika Serikat keluar dari PBB dipastikan tidak benar. Berdasarkan data resmi di situs PBB (un.org), AS hingga kini masih tercatat sebagai negara anggota.
PBB sendiri merupakan organisasi internasional yang bertujuan menjaga perdamaian dan keamanan global, serta mendorong kerja sama antarnegara di berbagai bidang, mulai dari kemanusiaan, ekonomi, hingga lingkungan hidup.
Isu ini mencuat setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan lembaga dan departemen eksekutif untuk menarik diri dari sejumlah organisasi internasional.
Baca juga: Trump Ultimatum BRICS: Gunakan Dolar AS atau Kehilangan Pasar Amerika
Mengacu pada keterangan resmi di situs whitehouse.gov, AS menghentikan partisipasi dan pendanaan pada 66 organisasi yang dinilai tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional.
Dari jumlah tersebut, terdapat 31 entitas di bawah naungan PBB dan 35 organisasi internasional non-PBB yang dinilai bertentangan dengan kepentingan dan kedaulatan AS.
Dikutip dari laporan Al Jazeera, berikut sejumlah entitas PBB yang tidak lagi diikuti atau didanai oleh AS, antara lain:
Selain entitas PBB, AS juga menarik diri dari sejumlah organisasi internasional non-PBB, yakni:
Berdasarkan penelusuran fakta, Amerika Serikat tidak keluar dari PBB. AS hanya menarik diri dari sejumlah organisasi internasional dan entitas di bawah PBB yang dianggap tidak sesuai dengan kepentingan nasionalnya.
Baca juga: Trump Ngebet Garap Cadangan Emas Venezuela, Ternyata Segini Nilainya
Dengan demikian, informasi yang menyebut AS telah keluar dari PBB merupakan kabar keliru. Klarifikasi ini penting agar publik tidak terjebak dalam misinformasi terkait status keanggotaan AS di PBB. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Sepanjang 2025, Allianz Syariah membayarkan klaim Rp600 miliar untuk 2.600 kasus, dengan 67… Read More
Poin Penting Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Indonesia memiliki alternatif pasokan energi di luar… Read More
Poin Penting Campak mewabah di puluhan kabupaten/kota akibat turunnya cakupan imunisasi dan maraknya misinformasi. Tiga… Read More
Poin Penting Fitch Ratings mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB, namun menurunkan outlook menjadi… Read More
Poin Penting Pengamat UIN STS Jambi Dedek Kusnadi mengingatkan masyarakat mewaspadai empat hoaks terkait Bank… Read More
Poin Penting KPK mengungkap total Rp19 miliar mengalir ke lingkaran keluarga Bupati Pekalongan selama 2023-2026.… Read More