Standard Chartered
Jakarta — Standard Chartered Bank Indonesia (Standchart) mematok pertumbuhan double digit hingga akhir tahun 2019 mendatang. Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang masih akan tumbuh.
Hal tersebut disampaikan Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer (CEO) Standchart pada acara paparan kinerja tahun 2018 di Hotel Raflles Jakarta. Menurutnya pihaknya juga akan terus mendukung seluruh program pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi nasional.
“Laba kami optimis dengan proyeksi dan momentum yang saat ini dimiliki Standchart jadi kita optimisme itu double digit tapi kita lihat kedepannya seperti apa tapi dari sisi pertumbuhan kita strong,” kata Rino di Jakarta, Senin 4 Maret 2019.
Tak hanya itu, pihaknya juga terus mengantisipasi tantangan perekonomian kedepan salahsatunya adalah masih berlangsungnya ketidakpastian global.
“Tantangan terbesar kondisi ekonomi dunia karena global research memprediksi pertumbuhan dunia akan mengalami moderasi,” tambah Rino.
Sebelumnya, Standard Chartered Bank Indonesia (Standchart) mencatatkan laba bersih hasil kinerja untuk tahun 2018 sebesar Rp536 miliar, angka tersebut terlihat tumbuh meroket sebesar 371% bila dibandingkan tahun sebelumnya. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More