Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menurunkan tingkat bunga penjaminannya hingga 100 basis points (bps) dibandingkan Januari 2020.
Penurunan suku bunga pinjaman ini mulai agresif dilakukan LPS pada awal tahun 2020. Didik Madiyono selaku Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan menilai kebijakan ini diambil LPS demi kenyamanan dan kemudahan pihak terjamin di kala situasi krisis akibat pandemi seperti saat ini.
“Tingkat bunga penjaminan yang pada hari Senin, 28 September 2020, telah kembali diturunkan sebesar 25 bps masing-masing untuk simpanan dalam Rupiah dan valuta asing di Bank Umum, serta simpanan Rupiah di BPR. Dibandingkan posisi Januari 2020, Tingkat Bunga Penjaminan ini telah mengalami penurunan 100 basis points,” ujar Didik pada Webinar dan E-awarding ke 90 Infobank BPR Awards 2020: Penyelamatan BPR “Ujung Tombak Pembiayaan UMKM di Tengah Pandemi”, Kamis, 1 Oktober 2020.
Dengan demikian, tingkat bunga penjaminan LPS Rupiah untuk bank umum menjadi sebesar 5%, valas sebesar 1,25%, dan untuk BPR-BPRS sebesar 7,50%.
Selain itu LPS juga telah melakukan kebijakan lain diantaranya relaksasi denda keterlambatan pembayaran premi penjaminan. Peningkatan intensitas sosialisasi peran, program penjaminan dan kebijakan-kebijakan LPS kepada seluruh stakeholders LPS. (*) Steven Widjaja
Editor: Rezkiana Np Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More
Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More