Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1 triliun per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020. Dana yang disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 tersebut meningkat 26% dibandingkan periode normal.
Direktur Consumer and Retail Transactions Bank Mandiri Hery Gunardi berharap, antisipasi ini dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Natal dengan kedamaian dan menikmati suasana pergantian tahun dengan penuh sukacita.
“Mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah via mesin ATM pada musim libur nanti, sejak tanggal 9 Desember sampai dengan 31 Desember 2019, kami akan melakukan optimalisasi limit pengisian ATM,” kata Hery di Plaza Mandiri Jakarta Senin 16 Desember 2019.
Ia menambahkan, dari besaran tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan sekitar 85% untuk kebutuhan dana di mesin ATM, sedangkan 15% untuk kebutuhan di kantor cabang.
Saat ini saja tercatat Bank Mandiri memiliki 18.291 ATM Mandiri yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan dana tunai nasabah.
“Langkah penyiapan uang tunai ini juga akan dilengkapi dengan penerapan sistem monitoring kecukupan uang dan operasional mesin-mesin ATM agar dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucap Hery.
Di samping jaringan ATM, Hery menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan jaringan elektronik banking, seperti fasilitas Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14000 untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan, termasuk pembayaran kewajiban bulanan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More