Ekonomi dan Bisnis

Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Siapkan 5,5 Juta Tempat Duduk

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan antisipasi lonjakan penumpang sepanjang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Sepanjang libur Nataru kali ini, KAI menyiapkan sekitar 5,5 juta tempat duduk perjalanan kereta api. Tingkat serapan penjualan ditargetkan mencapai 4 juta seats.

Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa mengungkapkan, bagi KAI, libur Nataru ini tak ubahnya sebuah hajatan, momentum untuk meningkatkan pendapatan. Maka itu perseroan menyediakan seats hingga 5,5 juta, atau melonjak 202% dibadningkan tahun 2021, sebanyak 2,1 juta tempat duduk.

“Nataru ini hajatan bagi kita karena ada peluang untuk mendapatkan pendapatan lebih baik setelah terpuruk di masa-masa pandemi COVID-19,” kata Hadis dalam Ngobrol Pagi Seputar BUMN di Kementerian BUMN, Senin, 12 Desember 2022.

KAI menetapkan masa libur Nataru mulai dari 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023. Dalam periode tersebut, perseroan akan melakukan peningkatan perjalanan kereta api. Total perjalnan kereta api per hari selama libur Nataru diprediksi mencapai 1.653 kereta, meningkat 5,6% dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya. Dengan kata lain, selama libur Nataru kali ini akan ada 29.759 perjalanan kereta,

Adapun dari sisi penjualan tiket, ditargetkan per hari bisa menembus rata-rata 300 ribu tiket. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 26.000-30.000 tiket per hari dibandingkan situasi normal, di mana kereta api reguler rata-rata mencapai 265.000 seats per hari.

Hadis optimis, dengan adanya peningkatan ketersediaan seats ditambah mobilitas masyarakat yang tinggi selama libur Nataru, akan berdampak pada kenaikan pendapatan perseroan. Pendapatan selama Nataru diprediksi bisa naik 274% dibandingkan tahun 2021. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

8 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

2 hours ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

3 hours ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

4 hours ago