Pos Indonesia Bersinergi Dengan MCAS
Jakarta – Pos Indonesia terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Pos Indonesia melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area operasi Sentral Pengolahan Pos Surabaya.
Direktur Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia (Persero) yang juga Ketua Satgas Penanganan Penyebaran Covid-19 di lingkungan PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono mengatakan penyemprotan disinfektan ini dilakukan sebagai wujud upaya Pos Indonesia memberikan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan serta pelanggan dari maraknya wabah Covid-19.
“Penyemprotan ini sebagai langkah kewaspadaan dan upaya menekan penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan kerja Pos Indonesia. Harapannya agar karyawan terlindungi dan tetap dapat menjalankan aktivitas dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan baik”, kata Barkah.
Barkah menjelaskan penyemprotan disinfektan tidak hanya dilakukan di Sentral Pengolahan Pos Surabaya, tetapi juga secara bertahap akan dilakukan di Kantor Pos seluruh Indonesia.
Pos Indonesia juga melakukan upaya lainnya dalam mencegah penularan Covid-19 ini yaitu dengan menyediakan hand sanitizer dan menghimbau pegawai untuk selalu menjaga kesehatan diri serta kebersihan lingkungan di sekitarnya.
“Komitmen kami adalah memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. Dengan penyemprotan disinfektan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Pos Indonesia, sehingga aktivitas kami dapat berjalan lancar dan masyarakat terlayani dengan baik,” pungkasnya. (*)
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More