Jakarta – Jelang libur dan cuti bersama lebaran 2019, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tetap fokus meningkatkan pelayanan perbankan miliknya. Untuk menjaga pelayanan tersebut, BRI telah menyiapkan Posko Mudik di 41 titik lokasi di seluruh Indonesia.
“Pada lebaran tahun ini ada 41 posko diantaranya 26 posko BRI dan 15 posko berkerjasama dengan Pertamina,” kata Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi di Jakarta, Selasa 21 Mei 2019.
Pada posko yang akan dibuka dari H-7 tersebut, masyarakat bisa mendapatkan makanan dan minuman ringan, memanfaatkan layanan e-channel BRI (ATM dan CRM), layanan kesehatan ringan (cek tensi darah dan P3K), informasi produk BRI serta hiburan.
Pada momen lebaran tahun ini BRI juga terus mengajak masyarakat untuk semakin gencar bertransaksi menggunakan e-banking dan uang elektronik milik Bank BRI yakni BRIZZI.
“Terbukti masyarakat semakin sadar untuk menggunakan uang elektronik/secara non tunai karena lebih aman dan praktis,” tambah Osbal.
Namun, dirinya memastikan transaksi tarik tunai tetap bisa dilakukan dengan nyaman di 25.293 ATM atau CRM BRI di seluruh Indonesia dan/atau melalui Agen BRILink yang tersebar di tiap daerah. Selama libur lebaran nasabah tetap dapat menikmati layanan Bank BRI baik melalui e-channel maupun di Unit Kerja Operasional (UKO).
Sebanyak 462 UKO telah disiapkan selama libur lebaran, 229 UKO diantaranya memberikan layanan operasional terbatas pada tanggal 3, 4, 6 dan 7 Juni 2019. Bank BRI juga memberikan layanan Weekend Banking di 147 UKO di seluruh Indonesia pada tanggal 1, 2, 8 dan 9 Juni 2019. (REZ)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More