Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. (Foto: Budi Urtadi
Untuk dapat mendukung perekonomian nasional, pendidikan di Indonesia harus dapat didorong agar memiliki SDM yang berkualitas baik dari segi kompetensinya maupun yang lainnya. Rezkiana Nisaputra
Jakarta–Di tengah perekonomian nasional yang melambat, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas menjadi peran yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya, hal tersebut menjadi tantangan pemerintah dalam kedepannya.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies R. Baswedan, dalam seminar yang bertajuk “Penguatan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Kualitas Manusia” di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2015.
Untuk mendorong SDM yang berkualitas, diperlukan kesadaran pendidikan bagi masyarakat menengah ke bawah yang memandang bahwa, pendidikan tinggi dirasa tidak perlu. Kondisi ini tentunya berdampak kepada SDM di Indonesia yang kalah saing dengan negara tetangga.
“Lihat Korea Selatan, lihat Thailand, liat China, mereka SDMnya kuat-kuat. Pemerintah mereka mau menyuplai pendidikan di sekolah-sekolah. Kalau di Indonesia banyak pertanyaan seperti ini, buat apa sekolah. Nah ini jadi tantangan kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menilai, kekayaan SDM di Indonesia sebenarnya sangat menjanjikan, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang begitu besar. Maka dari itu, pendidikan di Indonesia harus dapat di dorong agar memiliki SDM yang berkualitas baik dari segi kompetensinya maupun yang lainnya.
“Kita harus mendorong bahwa kekayaan Indonesia adalah sumber daya manusianya. Bahwa sebenernya yang harus dikembangkan itu adalah manusianya. Karena dengan begitu akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi. Ini tidak terlepas dari segi pendidikan masyarakat,” tutupnya. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More