Nasional

Angkasa Pura I dan II Resmi Merger, Erick Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir resmi menggabungkan antara PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II menjadi PT Angkasa Pura Indonesia (API) atau Injourney Airports.

Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports sendiri merupakan anak usaha dari Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.

Erick mengatakan, aksi tersebut mengikuti kesuksesan merger pada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, pada 2021, yang diklaim mampu menciptakan efisiensi tanpa ada pemangkasan karyawan.

Baca juga : Buka-Bukaan Bos Garuda Indonesia Bakal Merger dengan Pelita Air

“Jadi isu lay-off tidak ada. Justru ini isu pengembangan, ini kita mengelola 37 airport di mana akan menjadi satu sistem pelayanan,” katanya saat Peresmian InJourney Airports, Jakarta, dikutip Selasa 10 September 2024.

Menurutnya, Kementerian BUMN mendorong upaya perbaikan model bisnis pada industri penerbangan. Dengan begitu, nantinya pendapatan tak hanya bergantung pada aero tetapi juga non aero.

“Kalau kita lihat non aero sudah mulai meningkat. Di Singapura dan beberapa negara lainnya memang airport ini juga menjadi pusat kehidupan manusia. Jadi bukan hanya buat traveling. Nah, di sini lah kenapa nanti kita akan memperbaiki bisnis model,” jelasnya.

Baca juga: Cara Erick Thohir Jaga Kesehatan Mental Karyawan BUMN

Sementara itu, Direktur Utama API Faik Fahmi menyatakan, tidak ada keputusan PHK terhadap karyawan selama proses merger yang berlangsung sejak Desember 2023.

“Enggak ada (PHK). Merger ini kan sebenarnya bukan untuk mengecilkan, tapi merger ini untuk membuat kita menjadi lebih besar,” pungkasnya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kepala BGN Beberkan 93 Persen Anggaran Rp268 T ke MBG, Ini Rinciannya

Poin Penting Sebanyak 93 persen anggaran BGN Rp268 triliun dialokasikan langsung untuk Program MBG. Porsi… Read More

41 mins ago

Bos Maybank Pilih Realistis, Target KBMI 4 Belum Jadi Prioritas

Poin Penting Maybank Indonesia memilih bersikap realistis di tengah sinyal OJK terkait peluang kenaikan bank… Read More

42 mins ago

Maybank Terapkan Strategi “Dua Kaki” Garap Pembiayaan Otomotif

Poin Penting Maybank Indonesia menerapkan strategi “dua kaki” dengan membagi pembiayaan otomotif ke dua entitas,… Read More

54 mins ago

Komisi XII Dorong Mitigasi Berlapis Hadapi Ancaman Krisis Energi Global

Poin Penting DPR mendorong mitigasi berlapis untuk menghadapi risiko krisis energi akibat konflik Timur Tengah.… Read More

1 hour ago

Bank Neo Commerce Cetak Laba Rp565,69 Miliar di 2025, Terbang 2.745 Persen

Poin Penting Bank Neo Commerce (BNC) mencatat laba bersih Rp565,69 miliar pada 2025, melonjak 2.745… Read More

1 hour ago

Inflasi Maret 2026 Diperkirakan Melandai di Level 0,62 Persen

Poin Penting Inflasi Maret 2026 diperkirakan melandai ke 0,62 persen (mom), turun dari 0,68 persen… Read More

2 hours ago