Jakarta – Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, angka positivity rate Covid-19 di Indonesia yang berada di angka 13,55% masih jauh dari target WHO yang sebesar 5%.
Dewi mengungkapkan, positivity rate merupakan persentase orang yang memiliki hasil tes positif Covid-19 jika dibandingkan jumlah orang yang dites.
“Oktober ini cenderung turun di angka 14,26%, kemudian di bulan November ini turun di angka 13,55%, sedikit turun dibandingkan bulan Oktober,” kata Dewi dalam diskusi virtual Covid-19 Dalam Angka: Analisa Testing Covid-19 Daerah melalui Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Rabu 2 Desember 2020.
Dewi menambahkan, efek libur panjang akhir Oktober sampai awal November sempat membuat peningkatan kasus covid-19 di Indonesia. Diketahui, dalam satu pekan terakhir telah terjadi dua kali rekor penambahan kasus positif Covid harian yakni pada 27 November sebanyak 5.828, dan pada 29 November sebanyak 6.267 orang.
Sementara itu Satgas Covid-19 mencatat angka kumulatif positif covid-19 di Indonesia telah mencapai 543.975 orang. Sementara 454.879 orang diantaranya sudah sembuh, dan 17.081 jiwa meninggal dunia. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More