Jakarta – Per 15 Maret 2021, angka hunian di Rumah Sakit Wisma Atlet Pademangan terus mengalami penurunan hingga menyentuh angka 47,58%. Letkol Laut (K) drg. M Arifin, Sp.Ort, Komandan Lapangan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet mengungkapkan, menurunnya angka hunian adalah kabar baik karena bisa menjadi indikasi turunnya angka penularan COVID-19 di masyarakat.
“Memang pada 2 minggu terakhir, terjadi penurunan kasus yang lumayan drastis. Pada 15 Maret di pukul 06.00 tadi, angka hunian kami di angka 47,58%. Ini adalah angka yang menggembirakan dan kami harap terus menurun,” jelas Arifin pada gelar wicara virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, 15 Maret 2021.
Lebih jauh, Arifin menyebut penurunan angka hunian ini kerap kali dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Salah satunya adalah pengurangan mobilitas dengan pelaksanaan PPKM Mikro dan pengurangan hari libur nasional mampu untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
“Program-program pemerintah, saya pikir cukup efektif. Waktu PSBB diperketat, ada penurunan kasus. Ada kebijakan PPKM Mikro yang sudah berjalan dua bulan terakhir juga terjadi penurunan. Dinamika kasus tergantung pada mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Sebagai salah satu pejuang yang bertugas dalam setahun terakhir, Arifin berpesan pada masyarakat untuk sebisa mungkin mengurangi mobilitas. Kenaikan dan penurunan kasus COVID-19 sangat bergantung pada pergerakan masyarakat. Dengan tetap dirumah saja dan protokol kesehatan, setiap masyarakat mampu berkontribusi dalam pengendalian pandemi. (*) Evan Yulian Philaret
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More