Perbankan

Angin Segar UMKM Bangkit dari Pandemi

Kebumen – Bukan merupakan hal yang mudah menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19. Setidaknya itu yang diceritakan Joko Fitra, pelaku UMKM. Sejak akhir Maret 2020, ketika Kabupaten Kebumen ditetapkan sebagai zona merah Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar diberlakukan, penerapan protokol kesehatan di toko dan lingkungannya dijalankan dengan ketat.

Joko bercerita, ketika itu, omzetnya menurun drastis karena penjualannya berkurang. Ini sulit karena pada saat yang sama dia tetap harus memenuhi kewajiban operasional, termasuk kewajiban angsuran di bank. “Saya masih memikul angsuran. Tadinya saya sudah pasrah saja, mau bayar angsuran dari mana?” ujarnya saat ditemui pekan lalu.

Beruntung, di masa pandemi ini, BNI tanggap dan cepat menjalankan amanah pemerintah untuk memberikan stimulus bagi debitur yang terkena dampak Covid-19. Sejak April 2020, petugas BNI Kebumen telah menyosialisasi kebijakan tersebut. “Untung saja ada kebijakan itu, jadi saya mendapat keringanan bunga. Alhamdulillah. Baru saja saya berniat mengajukan keringanan, sudah BNI sampaikan duluan. Yang seperti ini benar-benar kita butuhkan di saat-saat sulit,” katanya.

Pada saat omzet menurun, Joko menjalankan kemitraan dengan BNI sebagai Agen46 dan penyalur bantuan sosial berupa bantuan pangan nontunai. “Dari situ, saya masih mendapat fee tambahan yang nilainya tidak bisa dibilang kecil karena transaksi nontunai juga meningkat,” ucapnya.

Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BNI Tambok P. Setyawati pun menyampaikan, sejak pertengahan Maret 2020, BNI memberikan stimulus kepada debitur yang memenuhi ketentuan, berupa keringanan bunga, penundaan angsuran pokok, dan perpanjangan jangka waktu. Total, per 19 Juni 2020, BNI telah memberikan stimulus dampak Covid-19 kepada 183.359 debitur segmen kecil dan mikro dengan portepel pinjaman Rp24,338 triliun. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

1 hour ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

2 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

2 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

3 hours ago

KPK OTT Pegawai DJP di Jakarta Utara soal Pajak Sektor Tambang

Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More

15 hours ago

Restrukturisasi Utang, Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Berkelanjutan

Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More

16 hours ago