News Update

Anggota-6 BPK RI Berkunjung ke Bank Kalbar, Apresiasi Kinerja

Jakarta – Anggota-6 Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Fathan Subchi bersama Kepala Perwakilan BPK Kalimantan Barat (Kalbar), Sri Haryati beserta jajaran melakukan kunjungan ke Kantor PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar.

Kunjungan yang berlangsung pada Senin, 17 Februari lalu ini diterima langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar Rokidi beserta seluruh jajaran direksi, kepala divisi serta pemimpin cabang Bank Kalbar.

Fathan Subchi menyampaikan, bahwa BPK memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memeriksa pengelolaan keuangan negara, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun bank milik pemerintah.

Baca juga: Tutup 2024, Bank Kalbar Catatkan Kinerja Moncer

Fathan Subchi yang baru pertama kali melakukan kunjungan ke Bank Kalbar ini mengapresiasi kinerja bank kebanggaan masyarakat Kalbar, yang sebelumnya dipaparkan langsung oleh Dirut Bank Kalbar Rokidi.

Sementara itu, Sri Haryati juga mengapresiasi dirut Bank Kalbar yang telah menindaklanjuti rekomendasi yang dilakukan oleh tim audit BPK yang telah melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap Bank Kalbar

Di kesempatan yang sama, Rokidi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota-6 BPK RI Fathan Subchi atas kunjungan dan arahannya kepada Bank Kalbar.

“Saya atas nama manajemen Bank Kalbar mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Fathan Subchi yang telah meluangkan waktu berkunjung ke Bank Kalbar dan memberikan arahan kepada kami untuk kemajuan dan perkembangan Bank Kalbar ke depan,” kata Rokidi.

“Bagi kami ini momen yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Bank Kalbar seorang pejabat tinggi Anggota BPK RI langsung berkunjung di Kantor Pusat Bank Kalbar,” tambahnya.

Baca juga: Profitabilitas BUMD Rendah, Untung Ada BPD

Rokidi juga menyampaikan perkembangan dan kinerja Bank Kalbar selama 2024 yang sudah memasuki usia yang ke-61.

Kunjungan kerja BPK RI ini menjadi momentum penting bagi Bank Kalbar untuk terus meningkatkan kinerjanya pada 2025.

Adanya arahan dari BPK RI, diharapkan Bank Kalbar dapat terus mengembangkan strategi bisnis yang berkelanjutan serta memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

36 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago