Moneter dan Fiskal

Anggaran BLT BBM dan BSU Sudah Tercapai 50%

Jakarta – Sejak kenaikan BBM pada 3 September lalu, pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) dan bantuan subsidi upah (BSU) untuk melindungi masyarakat rentan dan miskin dari gejolak akibat kenaikan harga BBM.

Langkah pemerintah ini juga sebagai upaya melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh dan untuk membantu pengusaha mempertahankan kelangsungan usahanya. Hingga September 2022, realisasi bansos tersebut sudah mencapai setengahnya dari anggaran.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran BLT BBM sebesar Rp12,39 triliun dengan target 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Besaran BLT BBM yang diberikan adalah senilai Rp600 ribu untuk empat bulan dan akan disalurkan sebanyak dua kali, masing-masing Rp300 ribu.

Penyaluran tahap pertama sudah terealisasi pada bulan September kepada 20,65 juta KPM sebesar Rp6,2 triliun atau 50% dari anggaran.

“Disalurkan setiap dua bulan sekali, September sampai Oktober ini sudah disalurkan Rp300 ribu per KPM dan kedua akan disalurkan mulai bulan November Rp300 ribu lagi, jadi total Rp600 ribu,” kata Isa Rachmatarwata, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Jumat, 30 September 2022.

Sementara itu, untuk BSU pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,8 triliun. Terealisasi di tahap 1 sampai tahap 3 adalah sebanyak 7 juta pekerja dengan total anggaran sebesar Rp4,2 triliun atau sebesar 48,2% dari anggaran.

“BSU ini akan dilakukan dengan melakukan skrining juga, yang akan dilakukan sebanyak 6 sampai 7 tahap yang sudah 1 sampai tahap 3 kepada 7 juta pekerja. Sudah hampir separuhnya dibayarkan ini Rp4,2 triliun, masing-masing dapat Rp600 ribu diterima hanya sekali,” ujarnya. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

2 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

2 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

2 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

4 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

5 hours ago