Jakarta – PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan pengunduran diri komisaris utama perseroan, yakni Wito Mailoma. Posisi Wito bakal digantikan oleh mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 6 Januari 2025, MNC Kapital menyampaikan, pengunduran diri Wito Mailoma efektif sejak 2 Januari 2025. Posisinya sebagai komisaris utama akan digantikan oleh Angela Herliani Tanoesoedibjo.
“Pengunduran diri Wito Mailoma serta pengangkatan Angela Herliani Tanoesoedibjo akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat,” tulis keterangan perseroan perihal keterbukaan informasi permohonan pengunduran diri komisaris utama PT MNC Kapital Indonesia yang ditandatangani Mashudi Hamka, selaku Direktur Utama MNC Kapital.
Baca juga: Moon Cheol Kang Mundur dari Posisi Komisaris Utama Kreditplus
Baca juga: Djohan Emir Setijoso Mundur dari Posisi Presiden Komisaris BCA
BCAP menegaskan bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan memengaruhi kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau keberlangsungan usaha MNC Capital.
Sebelumnya, Angela Tanoesoedibjo juga ditunjuk sebagai Co-CEO PT MNC Asia Holding Tbk. (BHIT) atau MNC Group setelah dirinya tak lagi menjabat sebagai wakil menteri.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Manajemen MNC Group mengumumkan penunjukan Angela sebagai Co-CEO MNC Group efektif per 21 Oktober 2024. Diketahui, Angela merupakan anak dari pendiri dan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More