News Update

Angela Indirawati Simatupang, Mengawal Tata Kelola Perusahaan

Kondisi itu pada akhirnya membentuk suatu pemahaman bahwa perusahaan dengan GCG bagus belum tentu kinerjanya bagus. Melihat hal ini, Angela pun berharap ada sebuah effort dari pemerintah, dalam hal ini regulator, untuk bisa memberikan penghargaan dalam bentuk apapun, agar perusahaan-perusahaan di Indonesia tergerak dengan sendirinya, dan bisa lebih terbuka lagi.

Karena tidak bisa dimungkiri, masih banyak perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau di pasar saham, belum sepenuhnya menerapkan GCG dengan baik.

Faktanya untuk tahun 2015 Indonesia hanya menempatkan dua emiten yakni PT Bank Danamon Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai ASEAN’S Top 50 Issuers with the best Good Corporate Governance (GCG) dalam ajang penganugerahan ASEAN Corporate Governance Award 2015 yang diselenggarakan oleh Asean Capital Markets Forum (ACMF) di Manila, Filipina.

“Minimal, selain memonitor, ada effort agar perusahaan-perusahaan di Indonesia bisa tergerak. Karena ini membawa nama baik Indonesia,” jelas Angela.

Berbicara latar belakang pendidikan, Angela sendiri memeroleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti, Indonesia, dan gelar Master of Commerce jurusan Bisnis Internasional dan minoring dalam Manajemen Teknologi dari University of Sydney, Australia.

Dia juga seorang profesional bersertifikat di bidang GRC, dengan memegang Certified Internal Auditor (CIA), Certified in Risk & Information Systems Control (CRISC), Certified Internal Control Specialist (CICS), dan Certification in Risk Management Assurance (CRMA ).

Dia sempat diperbantukan kepada anggota perusahaan RSM di Australia untuk membantu praktik konsultasi risiko dan audit internal di kantor Melbourne selama tahun 2005.

Selain itu, Angela adalah dosen mata kuliah audit internal dan manajemen risiko di Program Magister Akuntansi dan Akuntan Profesional di Universitas Indonesia selama 2008 – 2010, dan telah menulis berbagai artikel untuk mempromosikan kesadaran akan pemerintahan di Indonesia. (*)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

9 hours ago

Biaya Haji Berpotensi Melonjak Imbas Tekanan Global, Ini Usulan Maskapai

Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More

9 hours ago

Ancaman Siber Naik Level, Kaspersky Dorong Perusahaan Terapkan SOC Berbasis AI

Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More

9 hours ago

Dana Perlindungan Pemodal Masih Rendah, SIPF Hadapi Sejumlah Tantangan

Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More

9 hours ago

Konflik Timteng Berisiko Ganggu Internet Global? Ini yang Harus Dilakukan Pelaku Bisnis

Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More

9 hours ago

Bukan Soal Investasi Keamanan Siber, Ini Penyebab Data Nasabah Masih Rawan Dibobol

Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More

10 hours ago